Kuta, Bali - Indonesia

+62 817 7689 9998

Stop Buang Budget Ads! Ini Cara Hotel Biar Lebih Banyak Direct Booking

blog-image

Di tengah persaingan industri hospitality yang semakin ketat, banyak hotel mulai meningkatkan investasi di digital marketing untuk mendapatkan lebih banyak tamu. Namun, tidak sedikit hotel yang merasa sudah mengeluarkan budget besar untuk iklan tetapi hasil direct booking masih belum maksimal.

Masalahnya sering kali bukan hanya pada jumlah budget iklan, tetapi bagaimana strategi pemasaran hotel tersebut dijalankan. Tanpa strategi yang tepat, budget ads bisa habis hanya untuk mendapatkan traffic tanpa menghasilkan reservasi.

Melalui pendekatan ecommerce hotel yang lebih terstruktur, hotel dapat mengoptimalkan setiap channel digital agar calon tamu tidak hanya melihat properti, tetapi juga terdorong untuk melakukan booking langsung.

Kenapa Direct Booking Penting untuk Hotel?

Direct booking memberikan banyak keuntungan bagi hotel dibandingkan hanya mengandalkan Online Travel Agent (OTA). Selain mengurangi ketergantungan terhadap komisi OTA, hotel juga memiliki kesempatan lebih besar untuk membangun hubungan langsung dengan tamu.

Ketika tamu melakukan reservasi melalui website hotel, hotel bisa mendapatkan lebih banyak data seperti preferensi tamu, asal negara, pola booking, hingga kebiasaan perjalanan mereka.

Data tersebut dapat digunakan untuk membuat strategi marketing yang lebih personal, mulai dari menawarkan promo khusus, meningkatkan repeat booking, hingga menjalankan campaign remarketing.

Namun, mendapatkan direct booking tidak cukup hanya dengan memiliki website dan memasang iklan. Dibutuhkan kombinasi antara teknologi, strategi konten, dan optimasi digital.

1. Pastikan Website Hotel Siap Mengubah Visitor Menjadi Booking

Banyak hotel langsung fokus menjalankan Google Ads atau Meta Ads tanpa memastikan website mereka sudah optimal. Padahal, website adalah tempat terakhir calon tamu mengambil keputusan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Website harus mudah diakses melalui mobile
  • Informasi kamar dan fasilitas harus jelas
  • Foto properti harus berkualitas tinggi
  • Harga dan benefit direct booking harus terlihat
  • Proses booking tidak boleh terlalu panjang
  • Terdapat call-to-action yang jelas seperti “Book Now” atau “Check Availability”

Dalam strategi ecommerce hotel, website bukan hanya sebagai profil hotel, tetapi berfungsi sebagai mesin penjualan yang bekerja 24 jam. Traffic dari iklan akan menjadi sia-sia jika pengalaman pengguna kurang meyakinkan dan akhirnya calon tamu kembali melakukan booking melalui OTA.

2. Gunakan Google Ads untuk Menangkap Intent Calon Tamu

Salah satu kesalahan umum hotel adalah menggunakan iklan hanya untuk awareness tanpa memperhatikan search intent. Padahal, Google Ads memiliki keunggulan karena dapat menjangkau orang yang memang sedang mencari tempat menginap. Contohnya:

Seseorang mencari:

  • “luxury villa in Bali”
  • “best hotel near Seminyak beach”
  • “family hotel in Ubud”

Artinya mereka sudah memiliki kebutuhan dan kemungkinan sedang dalam tahap mempertimbangkan booking. Strategi hotel marketing yang efektif perlu membedakan campaign berdasarkan funnel:

  • Awareness Campaign
    Menjangkau calon tamu yang baru mengenal brand.
  • Consideration Campaign
    Meyakinkan calon tamu dengan keunggulan hotel, fasilitas, pengalaman, dan review.
  • Conversion Campaign
    Menargetkan audience yang sudah menunjukkan niat booking.

Dengan struktur yang tepat, budget iklan tidak hanya mengejar jumlah klik, tetapi menghasilkan revenue.

Baca : Ingin Lebih Banyak Direct Booking? Gunakan Teknik Urgency Ini!

3. Jangan Hanya Menjual Kamar, Jual Experience

Persaingan hotel saat ini bukan hanya tentang harga. Calon tamu memiliki banyak pilihan dengan fasilitas yang mirip. Yang membuat mereka memilih sebuah hotel adalah pengalaman yang ditawarkan. Daripada hanya menampilkan:

“Deluxe Room Available”

Lebih menarik jika komunikasi diarahkan menjadi:

“Wake up with tropical views, private pool experience, and authentic Bali moments.”

Strategi hotel marketing modern perlu fokus pada emotional selling.

Beberapa angle yang bisa digunakan:

  • Pengalaman honeymoon
  • Family holiday
  • Work from Bali
  • Romantic getaway
  • Wellness escape
  • Local experience

Semakin spesifik target audience, semakin mudah iklan menghasilkan booking berkualitas.

4. Manfaatkan Remarketing Agar Budget Ads Tidak Terbuang

Tidak semua orang yang mengunjungi website langsung melakukan booking. Banyak calon tamu masih membandingkan harga, membaca review, atau menunggu waktu yang tepat. Di sinilah remarketing berperan. Hotel dapat menargetkan kembali:

  • Pengunjung website
  • Orang yang melihat halaman kamar
  • Orang yang melihat promo
  • Orang yang berinteraksi dengan Instagram
  • Orang yang pernah memulai proses booking

Contohnya:

Calon tamu melihat villa selama 3 hari lalu tidak melakukan reservasi.

Hotel bisa menampilkan iklan:

“Still planning your Bali escape? Enjoy special benefits when booking direct.”

Dengan cara ini, hotel tidak perlu selalu mencari audience baru dari awal.

5. Gunakan Data untuk Mengambil Keputusan

Salah satu keuntungan menjalankan strategi ecommerce hotel adalah semua aktivitas dapat diukur. Hotel dapat melihat:

  • Channel mana yang menghasilkan booking
  • Campaign mana yang memiliki ROI terbaik
  • Audience mana yang paling potensial
  • Landing page mana yang menghasilkan conversion tinggi

Keputusan marketing harus berdasarkan data, bukan asumsi.

6. Pilih Partner Ecommerce Hotel yang Memahami Hospitality

Industri hotel memiliki karakter berbeda dibanding bisnis lainnya. Marketing hotel harus memahami:

  • Seasonal demand
  • Travel behavior
  • Booking window
  • OTA competition
  • Guest journey

Partner yang memahami ecommerce hotel tidak hanya membantu menjalankan iklan, tetapi juga membantu membangun sistem digital yang menghasilkan booking secara konsisten.

Jika hotel Anda ingin meningkatkan performa digital dan mengoptimalkan revenue melalui strategi ecommerce hotel, bekerja sama dengan partner yang memahami industri hospitality bisa menjadi langkah berikutnya.

ecommerceloka membantu bisnis hospitality mengembangkan strategi ecommerce hotel, mulai dari paid advertising, optimasi booking channel, hingga meningkatkan peluang direct booking.